07 June 2014

Profil

6/07/2014

R udhy Wedhasmara dikenal selama ini sebagai pemerhati persoalan sosial terkait Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA) dan AIDS. Perhatian pada persoalan ini dimulai sejak tahun 2001 dengan ke tujuh rekannya yang selanjutnya membentuk organisasi bernama Yayasan Talenta di kota Surabaya. Organisasi ini bergerak pada penggurangan dampak buruk Napza yang tercatat sebagai organisasi dengan fokus intervensi terhadap kalangan Pengguna Napza Suntik ke-3 di Indonesia setelah organisasi yang berdomisili di Bali dan Jakarta.
Di tahun tersebut memulainya dengan menjadi petugas penjangkau lapangan yang beberapa tahun kemudian menjadi manager kasus untuk penanganan kasus HIV dan AIDS. Setelah Yayasan Talenta tidak dapat dipertahankan eksistensinya, selanjutnya pada tahun 2005 menginisiasi pembentukan Yayasan Orbit dengan kelima rekannya untuk program serupa di kota Surabaya. Namun, pendirian organisasi ini hanya bertahan setahun dalam menjalankan programnya, setelah para pendiri memutuskan untuk berkarier masing-masing di organisasi lain.

Pada situasi itu, selanjutnya memutuskan untuk fokus menyelesaikan studi di fakultas hukum yang tinggal selangkah untuk memperoleh gelar yang hingga pada akhirnya lulus di tahun 2006. Pada tahun yang sama memulai karier pada organisasi di kota Surabaya dengan menjadi Koordinator Lapangan dan berwiraswasta dengan membuka bidang usaha jasa. Di awal tahun 2007, melalui ajakan rekannya dari Jakarta untuk dapat terlibat dalam team 17 sebagai pengagas gerakan Nasional jaringan pengguna Napza yang bernama Ikatan Persaudaraan Pengguna Napza Indonesia (IPPNI). Ditahun yang sama pula memulai membangun gerakan tersebut di daerahnya yang selanjutnya melahirkan jaringan korban Napza di Jawa Timur dengan nama East Java Action yang kemudian berubah menjadi Empowerment and Justice Action (EJA). Keterlibatan di IPPNI ini hingga kemudian mengantarkan pertama kalinya di Indonesia konggres pengguna Napza di Makasar tahun 2008. Konggres ini selanjutnya membentuk organisasi yang bernama Persaudaraan Korban Napza Indonesia (PKNI).


Di akhir tahun 2009, memutuskan untuk menghidupkan kembali Yayasan Orbit di kota Surabaya dengan memimpinnya dalam membidangi program penggurangan dampak buruk Napza bersama ketiga rekannya. Organisasi ini selanjutnya mengembangkan programnya terkait upaya penanggulangan Narkoba dan AIDS yang lebih bersifat umum kepada kelompok masyarakat dengan tujuan pemberdayaan terhadap berbagai aspek persoalan yang terdapat dikehidupan bermasyarakat. Pengembangan ini melalui berbagai program layanan yang diantaranya penyediaan layanan kesehatan, penanggulangan AIDS pada kelompok masyarakat yang rentan, pendidikan hukum & HAM pada kelompok marginal, penelitian terkait kesehatan masyarakat dan persoalan sosial, serta penguatan kapasitas masyarakat dan stakeholder.

Program layanan ini terus berkembang hingga akhir tahun 2012 dengan tersedianya layanan pemulihan ketergantungan Napza, termasuk pada pertengahan tahun 2013 terakreditasi oleh Kementerian Hukum dan HAM RI dalam memberikan layanan bantuan hukum pada kelompok masyarakat marginal. Pencapaian ini salah satunya ditunjang pada tahun 2011 memutuskan untuk belajar mendalami persoalan hukum dengan berkerjasama melalui berbagai organisasi bantuan hukum yang pada akhirnya mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan lulus Ujian Profesi Advokat (UPA) yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) di tahun 2013 dengan pengangkatan sumpah berprofesi sebagai Advokat oleh Pengadilan Tinggi Jawa Timur pada bulan Agustus 2014. Tiga tahun berikutnya menyelesaikan gelar Magister Hukum dengan karya tulis ilmiah mengenai kebijakan Narkotika di dalam proses peradilan. Saat ini, Rudhy Wedhasmara selain aktif pada beberapa organisasi Napza dan HIV/AIDS, juga aktif di Wedhasmara Law Firm yang didirikannya.
Dengan keberadaan www.wedhasmara.com ini merupakan sarana untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait dengan persoalan sosial, hukum dan hak asasi manusia. Untuk selanjutnya, bila terdapat kebutuhan konsultasi dan peningkatan kapasitas, silahkan menghubungi dengan mengisi form kontak.